|
|
…THE SCREAT ANSWER…
1).Jelaskan pengertian dan Perbedaan dari Gambar 1 dan 2 :
( GAMBAR 1 )

Gambar diatas (1) :
Menjelaskan
sebuah Skema/Denah Referensi Model Jaringan Komputer,Agar Informasi/Data dapat
disampaikan atau ditransfer dari satu komputer kekomputer lain pada suatu
jaringan.maka diperlukan pembagian-pembagian beberapa Lapisan (Layer) untuk
menjelaskan cara kerja suatu jaringan komputer.Tujuan tiap Lapisan adalah
memberikan layanan kepada lapisan yg berada diatasnya.
Contoh:Lapisan
1 memberi layanan kpd Lapisan ke 2,dan masing-masing Lapisan memiiiki
Protokol.Seperti terlihat pada Gambar 1,lapisan yg Terbawah ialah Lapisan
Physical yg berfungsi untuk transmisi Binary data lewat jaringan kepada Lapisan
Data-Link (Layer1) berfungsi mengatur Binary data (0 dan 1)
menjadi logical group (Data dikirim dlm bentuk Frame) kpada
Lapisan Network (Layer 2) yang menentukan jalur pengiriman dan meneruskan data
kealamat peralatan lain (dalam bentuk paket) kepada Lapisan Transport (Layer 3)
memungkinkan Paket data dikirim tanpa kesalahan dan tanpa duplikat kepada
Lapisan Session (Layer 4) mengkordinasi komunikasi antara sistem kepada Lapisan
Presentasion dan Lapisan Application (Layer 5) guna menterjemahkan Kompresi dan
Enkripsi data serta menyediakan pelayanan yg langsung mendukung Aplikasi
pemakai.
( Gambar 2 )
|
|

Gambar diatas (2)
:
Skema/Denah Referensi Model
Jaringan Komputer diatas lebih Kompatibel dalam Penggunannya Karna Pada
Kenyataannya protokol lapisan n+1 pada satu mesin tidak dapat secara langsung
berhubungan dengan protokol lapisan n+1 di mesin lain, melainkan harus
melewatkan data dan kontrol informasi ke lapisan yang berada dibawahnya (lapisan
n), hingga ke lapisan paling bawah. Antar lapisan yang "berkomunikasi",
misal lapisan n dengan lapisan n+1, harus menggunakan suatu interface (antar
muka) yang mendefinisikan layanan-layanannya.Himpunan lapisan dan protokol
disebut arsitektur protokol.
Urutan protocol yang digunakan oleh suatu
sistem, dengan satu protokol per lapisan, disebut stack protocol.Agar suatu paket data dapat saling
dipertukarkan antar lapisan, maka paket data tersebut harus ditambahkan suatu header
yang menunjukkan karakteristik dari protokol pada lapisan tersebut.Satu
stasiun dapat berhubungan dengan stasiun lain dengan cara mendefinisikan
spesifikasi dan standarisasi untuk segala hal tentang media fisik komunikasi
dan juga segala sesuatu menyangkut metode komunikasi datanya. Hal ini dilakukan
pada lapisan 1.
Perbedaan pada
Gambar 1 dan Gambar 2 :
- Pada Gambar 1 menjelaskan Pengertian
Skema/Denah Referensi Moel Jaringan Komputer secara Default.bahwa setiap
Transfer dan Transmisi data disetiap Layer saling berhubungan dan Berkaitan
tanpa Harus melewati data dan Kontrol Informasi ke lapisan yg berada
dibawahnya.atau pada Suatu Interface (Antar Muka) pada setiap Layer.
- Sedangkan Gambar 2 sudah
terdapat suatu Interface (Antar muka) yang sudah dapat Mendefinisikan
layanannya,untuk dapat berkomunikasi/berhubungan sesama Lapisan.dan juga
terdapat Fungsi Header yg dapat menunjukan Karakteristik dari Protokol pada
Lapisan tersebut.
2).Gambarkan
dan Jelaskan keuntungan serta kelebihan Topolologi Jaringan yang Anda ketahui :
Berikut adalah beberapa topologi Jaringan diantaranya Topologi Jaringan Star,Bus
dan Ring.

Topologi
Jaringan Star :
dalam sebuah
jaringan lokal yang menggunakan topologi star semua titik/node (baik itu berupa
komputer atau perangkat jaringan yang lainnya) dalam jaringan terhubung
kedalam satu titik sentral menggunakan koneksi point to point . nah titik
sentral inilah yang kita kenal dengan sebutan hub atau switch. hub atau switch ini
berfungsi sebagai server sedangkan semua komputer (atau perangkat jaringan
lainnya) yang terkoneksi dengannya bertindak sebagai client.
Kelebihan dari
Jaringan Topologi Star :
- memiliki performa yang lebih baik
- mudah
melacak adanya kesalahan pada perangkat. jika terdapat kesalahan pada salah
satu perangkat maka kesalahan tersebut
dapat diisolasi tanpa menggangu keseluruhan jaringan.
- mudah untuk instalasi perangkat baru.
- mudah
untuk menganalisa trafik dan perilaku yang mencurigakan dalam jaringan
- instalasi dan
konfigurasi sangat mudah
Kekurangan
Topologi Star :
-
Sangat bergantung pada hub/switch. kesalahan pada hub
akan berakibat pada matinya seluruh jaringan.
Topologi Jaringan Bus :
Topologi
BUS adalah jenis topologi jaringan dimana clients terhubung kepada satu jalur
komunikasi yang berupa kabel. jalur komunikasi ini disebut dengan BUS.
Keuntungannya
Jaringan Topologi BUS :
-
Dari segi biaya, topologi BUS memiliki
biaya pemasangan yang lebih murah dibanding jenis topologi yang lainnya karena
hanya membutuhkan kabel tunggal untuk transmisi data. tapi topologi BUS
memiliki biaya perawatan dan manajemen yang tinggi.
-
Pemasangan Instalasi cukup mudah.
Kekurangan Jaringan Topologi BUS :
-
rekonfigurasi, isolasi kesalahan, dan instalasi
perangkat baru sangat sulit untuk dilakukan karena topologi BUS di
rancang untuk efektifitas perangkat yang sudah ada sejak awal.
-
semakin panjang kabel BUS maka kekuatan sinyal yang di
transmisi akan semakin berkurang.
Topologi Jaringan Ring :
topologi
RING menghubungkan antar node dalam jaringan kedalam bentuk lingkaran (ring),
masing-masing node berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal
disepanjang sirkulasinya. dalam topologi riing masing-masing device saling
bekerja sama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian
meneruskannya ke perangkat sesudahnya. dengan cara kerja seperti ini kekuatan
sinyal dalam aliran data dapat terjaga.
Kelebihan
Topologi Jaringan Ring
- mudah dibuat dan rapi
-
performa lebih baik ketimbang bus bahkan pada transfer data yang berat
sekalipun.
-
tidak membutuhkan central node untuk menghubungkan antara satu komputer
dengan komputer yang lainnya
-
mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru
-
mudah melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan
Kekurangan
Topologi Jaringan Ring :
- kesalahan pada satu perangkat akan mengganggu
kinerja keseluruhan jaringan.
- memindahkan, mengubah atau mengganti salah
satu perangkat akan berpengaruh terhadap seluruh jaringan
-
lebih sulit untuk melakukan konfigurasi ketimbang tipe star.
-
kinerja komunikasi dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah node/perangkat
yang terinstall pada jaringan.
3).Didalam
LAN terdapat 3 Macam Arsitektur,Sebutkan dan Jelaskan :
Arsitektur
jaringan komputer merupakan tata cara penggunaan perangkat keras dan perangkat
lunak dalam jaringan agar satu komputer dengan komputer lainnya dapat melakukan
komunikasi dan pertukaran data.
Ada tiga bentuk
arsitektur yang umum digunakan dalam jaringan komputer:
1. Arsitektur
Jaringan Komputer Peer To Peer.Pada jaringan peer to peer, semua komputer memiliki
posisi setara/sejajar,dalam hierarki yang sama. Setiap komputer dapat menjadi
klien terhadap komputer peer lainnya, setiap komputer dapat pula berbagi sumber
daya dengan komputer yang berada dalam jaringan peer-to-peer ini. Sumber daya
diletakkan secara desentralisasi pada setiap anggota jaringan, dan tidak
memerlukan administrator jaringan.
Sifat jaringan peer to peer digunakan untuk hubungan antara setiap komputer yang terhubung dalam jaringan komputer yang ada, sehingga komunikasi data terjadi antar komputer dengan hierarki yang sama karena setiap komputer dapat berfungsi sebagai server maupun klien.
Sifat jaringan peer to peer digunakan untuk hubungan antara setiap komputer yang terhubung dalam jaringan komputer yang ada, sehingga komunikasi data terjadi antar komputer dengan hierarki yang sama karena setiap komputer dapat berfungsi sebagai server maupun klien.
Arsitektur Jaringan peer-to-peer
2.
Arsitektur Jaringan kompter client/server
Pada jaringan client/server perangkat lunak yang mengontrol keseluruhan kerja jaringan berada pada server. Jaringan ini dapat menghubungkan ratusan komputer dengan tingkat keamanan yang tidak dimungkinkan dalam jaringan peer-to-peer.
Pada jaringan client/server perangkat lunak yang mengontrol keseluruhan kerja jaringan berada pada server. Jaringan ini dapat menghubungkan ratusan komputer dengan tingkat keamanan yang tidak dimungkinkan dalam jaringan peer-to-peer.
Jaringan
ini bisa diatur sehingga setiap klien harus log on ke server sebelum bisa
memanfaatkan sumber daya yang terhubung ke server. Server lalu mengotentikasi
klien dan memverifikasi bahwa komputer yang digunakan klien tersebut memiliki
izin untuk log on ke jaringan, dengan memeriksa username dan password klien
tersebut terhadap database pada server.
Aritektur Jaringan client/server
3. Arsitektur
Jaringan Komputer Hybrid,
Jaringan ini merupakan gabungan dari sifat pada jaringan peer to peer dan client/server. Workgroup yang terdiri dari beberapa komputer yang saling terhubung dapat mengelola sumber daya tanpa membutuhkan otorisasi dari administrator jaringan atau server. Pada jenis jaringan ini, terdapat pula sifat dari jaringan client/server sedemikian sehingga tingkat keamanan dapat lebih terjaga dan adanya server yang mempunyai suatu fungsi layanan tertentu, seperti sebagai file server, print server, database server, mail server, dan lainnya.
Jaringan ini merupakan gabungan dari sifat pada jaringan peer to peer dan client/server. Workgroup yang terdiri dari beberapa komputer yang saling terhubung dapat mengelola sumber daya tanpa membutuhkan otorisasi dari administrator jaringan atau server. Pada jenis jaringan ini, terdapat pula sifat dari jaringan client/server sedemikian sehingga tingkat keamanan dapat lebih terjaga dan adanya server yang mempunyai suatu fungsi layanan tertentu, seperti sebagai file server, print server, database server, mail server, dan lainnya.
4).gambarkan
Skema dari Pengalamatan pada Protokol TCP/IP :
![]() |
Skema
Protokol TCP/IP + OSI
5).Jelaskan
beberapa Pengelompokan IP Adress :
KLASIFIKASI IP-Address
- IP Address terdiri dari Nomor Network dan Nomor Host.
- IP Address terdiri dari Nomor Network dan Nomor Host.
Network Identifier
(NetID) yang berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang
lain dan
bagian
Host
Identifier (HostID) yang menentukan alamat host atau komputer dalam
suatu network. Jadi seluruh
host yang tersambung dalam jaringan yang
sama akan memiliki bit network (NetID) yang sama. Analoginya
adalah seperti alamat rumah yang terdiri
dari nama jalan dan nomor rumah.
- Klasifikasi IP Address dibagi dalam 5 kelas, yaitu :
Kelas A:
1 bit kelompok pertama bernilai 0 , terdiri dari 8 bit untuk Nomor Network ( NetId ) dan 24 bit untuk Nomor Host ( HostId).
- Klasifikasi IP Address dibagi dalam 5 kelas, yaitu :
Kelas A:
1 bit kelompok pertama bernilai 0 , terdiri dari 8 bit untuk Nomor Network ( NetId ) dan 24 bit untuk Nomor Host ( HostId).
0NNNNNNN.hhhhhhhh. hhhhhhhh.
hhhhhhhh
Jadi untuk Network kelas A
memiliki nomor dari 00000000 (= 0) sampai 01111111 (=127).
Dengan demikian dapat dibentuk total sejumlah 128 buah Nomor Network kelas A
yang tersedia, yang masing-masing dapat menampung 16.777.216 host ( 256 3 ).
Kelas B :
2 bit kelompok pertama bernilai 10 , terdiri dari 16 bit untuk NetId dan 16 bit untuk HostId.
Kelas B :
2 bit kelompok pertama bernilai 10 , terdiri dari 16 bit untuk NetId dan 16 bit untuk HostId.
10NNNNNN. NNNNNNNN. hhhhhhhh. hhhhhhhh
Jadi untuk Network kelas B
memiliki nomor dari 10000000 (=128) s.d. 10111111 (=191).
Dengan demikian dapat dibentuk total 64x256 buah Nomor Network kelas B yang
tersedia, yang masing-masing dapat menampung 65.536 host ( 2562 ).
Kelas C :
3 bit kelompok pertama bernilai 110 , terdiri dari 24 bit untuk NetId dan 8 bit untuk HostId.
Kelas C :
3 bit kelompok pertama bernilai 110 , terdiri dari 24 bit untuk NetId dan 8 bit untuk HostId.
110NNNNN.NNNNNNNN. NNNNNNNN.
hhhhhhhh
Jadi untuk Network kelas C
memiliki nomor dari 11000000 (=192) s.d. 11011111 (=223).
Dengan demikian dapat dibentuk total 32x256x256 buah Nomor Network kelas
C yang tersedia, yang masing-masing dapat menampung 256 host .
Kelas D :
4 bit kelompok pertama bernilai 1110 , tidak terdapat pemisahan untuk NetId dan HostId.
Kelas D :
4 bit kelompok pertama bernilai 1110 , tidak terdapat pemisahan untuk NetId dan HostId.
1110XXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX
Khusus untuk kelas D digunakan untuk
tujuan multicasting. Jadi untuk Network kelas D memiliki nomor awal
dari 11100000 (=224) s.d. 11101111 (=239). Dengan demikian dapat
dibentuk total 16x256x256X256 multicast-Address.
Kelas E :
4 bit kelompok pertama bernilai 1111 , tidak terdapat pemisahan untuk NetId dan HostId.
Kelas E :
4 bit kelompok pertama bernilai 1111 , tidak terdapat pemisahan untuk NetId dan HostId.
1111XXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX
Kelas E disisakan untuk pengunaan
khusus (kepentingan riset). Jadi untuk Network kelas E ini memiliki nomor
awal dari 11110000 (=240) s.d. 11111111 (=255). Dengan demikian
dapat dibentuk total 16x256x256x256 buah IP-Address cadangan untuk keperluan
riset.





